Senin, 03 Juli 2017

Cerita Fantasi

Banyak orang yang masih meremehkan pelajaran Bahasa Indonesia. Ia menganggap bahwa Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang mudah dan dengan sekejab bisa dikerjakan tanpa memerlukan banyak waktu yang lama, padahal masih banyak kekurangan dan kesalahan yang kita ucapkan maupun yang ditulis dalam sehari-hari. Untuk menguasai Bahasa Indonesia yang baik dan benar kita memerlukan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan EBI, meskipun kita berkewarganegaraan Indonesia tetapi kita belum sepenuhnya menguasai Bahasa Indonesia. Maka dari itu saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke Universitas PGRI Semarang dan mengambil Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Disini saya akan sedikit menjelaskan tentang Cerita Fantasi. Cerita Fantasi merupakan salah satu genre cerita yang sangat penting untuk melatih kreativitas.  Harry Potter termasuk cerita fantasi yang sangat terkenal. Di Indonesia kita memiliki penulis hebat yang menulis berbagai cerita fantasi. Diantara penulis hebat cerita fantasi itu adalah Ugi Agustono dan Joko Lelono. Ugi Hastono menulis cerita fantasi berdasarkan pengamatan terhadap komodo dan suasana di pulau Komodo. Joko Lelono juga menulis cerita fantasi dengan nuansa lokal.

Rounded Rectangle: Fantasi Pasif yaitu fantasi yang tidak dikendalikan, jadi seolah-olah orang yang berfantasi hanya pasif sebagai wadah tanggapan-tanggapan
Rounded Rectangle: Contoh:
Seorang perancang, penulis, dan pelukis.