Senin, 19 Juni 2017

Ayah

Setiap kerutan yang mulai nampak
Tetes keringat yang membahasi wajah
Engkau kerja keras banting tulang
Tak kenal panas tak kenal hujan
Kepala dijadikan kaki
Kaki kau jadikan kepala
         Terik matahari menjadi saksi bisu
         Perjuangan ayah yang tak punya rasa lelah
         Bukan mobil mewah, maupun rumah bertingkat
         Hanya canda tawa menjadi obat
         Ayah, engkaulah lilin yang menerangi gelapnya hidupku
SEMARAK KARTINI 2017

Semarang, jum'at 21 april 2017 BEM FPBS Universitas PGRI Semarang mengadakan kegiatan kartini dalam rangka memperingati hari kartini. Dalam kegiatan ini BEM FPBS mengadakan lomba seperti membuat sketsa karti, lomba futsa putra dan putri, dan pemilihan putri kartini 2017. lomba ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas PGRI Semarang, dan seluruh mahasiswa dan dosen memakai pakaian khas daerah terutama yang putri memakai pakaian kebaya dan yang putra pakaian beskap atau surjan.
Puncak dari kegitan ini yaitu pada hari jum'at 21 april 2017 yang bertemakan "Perempuan Berkarya" acara di mulai pada pukul 7.30 WIB, acara ini dibuka oleh pak Muhdi selaku rektor Univeritas PGRI Semarang dihadiri oleh seluruh mahasiswa, dosen, dan tamu undangan saperti wakil walikot Semarang yaitu ibu Ir. Hevearita Gunaryanti. R dan putri Indonesia 2017. Acara ini berjalan dengan lanjar dan sangat meriah dari pembukaan, isi acara, dan penutup. isi dari acara atau kegitan ini yaitu pengumuman pemenang lomba sketsa kartini, motovasi untuk kaum perempuan agar selalu berkarya, dan pemilihan putri kartini 2017.
Tujuan diadakanya kegiatan ini selain dalam rangka memperingati hari kartini, untuk mengingat kembali perjuangan sosok kartini dalam memperjuangkan kesejahteraan kaum laki-laki dam perempuan terutama dalam hal pendidikan. Kegiatan ini juga dilakukan untuk memupuk semangat para mahasiswa dalam menuntuk pendidikan dan juga meningkatkan rasa nasionalisme para mahasiswa Univeritas PGRI Semarang. dengan peringatan hari kartini para mahasiswa diharapkan tidak hanya sekadar tahu sejarah sosok kartini saja, tetapi mereka bisa belajar dan meneladani kartini dengan menumbuhkan semangat kartini dengan mengukir prestasi, apalagi kita selaku mahasiswa Univeritas PGRI Semarang yang akan menjadi seorang guru kita harus teladan dalam memberi ilmu kepada muridnya kelak
Foto
Tidak perlu cemas jika kita dijelek2an orang lain.
Karena cepat atau lambat, semua kebenaran akan terbuka dengan sendirinya. Siapa yang sesungguhnya pendengki, iri hati. Siapa yang sesungguhnya bermuka dua. Siapa yang sebenarnya bermasalah. Waktu akan menyingkapnya.
*nasehat orang tua dulu





Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya.
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya.
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya.
Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang se-senti perasaan tersebut.
Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.
*Tere Liye
“Kalau memang terlihat rumit, ragu2, kesana-kemari, tidak jelas, plintat-plintut, bikin sebal, sakit hati, lupakanlah. Segera lupakan. Urusan perasaan yg sejati selalu sederhana."
--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah'.
Orang yang selalu bisa melihat sisi positif dari segala sesuatu di muka bumi ini, adalah orang yang sangat beruntung. Bahkan saat dia ditimpa kemalangan, dia tetap bisa melihat hal positif di sana. Saat dia ditimpa kegagalan, kehilangan, pun dia tetap bisa melihat hal baik di dalamnya.
Beruntung sekali hidupnya.
*nasehat lama
Jangan pernah biarkan hati kita berbunga-bunga karena pujian orang lain. Pun jangan pernah biarkan hati kita merana sedih karena cercaan orang lain.
Selalu biasa-biasa saja menyikapi apapun reaksi orang lain. Lebih baik fokus untuk produktif dan terus memperbaiki diri.
*nasehat lama